Tenor adalah lama waktu pinjaman harus dilunasi. Pelajari bagaimana tenor memengaruhi besar cicilan dan total bunga KPR, dengan contoh angka.
Tenor adalah lama waktu pinjaman harus dilunasi, biasanya dinyatakan dalam tahun atau bulan. Tenor memengaruhi besar cicilan dan total bunga. Tenor yang lebih panjang membuat cicilan per bulan lebih kecil, tetapi total bunga biasanya lebih besar. Tenor yang lebih pendek berlaku sebaliknya.
Tenor 15 tahun sama dengan 180 bulan. Dengan pokok Rp400.000.000 dan bunga 9 persen per tahun, cicilannya sekitar Rp4.057.066 per bulan dan total bunga sekitar Rp330.271.941. Jika tenor dibuat 20 tahun, atau 240 bulan, cicilannya turun menjadi sekitar Rp3.598.904 per bulan, tetapi total bunga akan lebih besar. Angka ini hanya contoh.
Istilah umum. Pilihan tenor tiap bank berbeda.
Tenor lebih pendek biasanya membuat total bunga lebih kecil, tetapi cicilan per bulan lebih besar. Hitung keduanya dengan angka Anda sendiri. Pada tenor kredit rumah, selisih beberapa tahun sudah terasa besar di total bunga.
Ketentuannya tergantung bank dan perjanjian kredit. Cek di bank Anda.
Batas tenor berbeda tiap bank dan produk. Cek ketentuan di bank Anda.
Pada awal pinjaman, lama cicilan sama dengan tenor. Setelah cicilan berjalan, yang tersisa disebut sisa tenor.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.