Pelunasan dipercepat membayar pokok lebih cepat dari jadwal, sehingga sisa tenor dan bunga ikut turun. Pelajari caranya dengan contoh angka KPR.
Pelunasan dipercepat adalah membayar pokok lebih cepat dari jadwal. Sisa tenor berkurang, dan bunga yang dibayar ikut turun. Bank bisa mengenakan denda pada pelunasan tertentu, jadi ketentuannya perlu dicek sebelum membayar tambahan.
Pokok Rp400.000.000, bunga 9 persen per tahun, tenor 15 tahun, dan cicilan Rp4.057.066. Pada bulan ke-12, sisa pokok sekitar Rp386.778.652. Tambahan Rp50.000.000 dan cicilan tetap dipertahankan membuat pelunasan jatuh di bulan ke-143, lebih cepat 37 bulan. Total bunga turun dari sekitar Rp330.271.941 menjadi sekitar Rp227.751.828. Angka ini hanya contoh, dan denda tidak dihitung.
Simulasi memakai bunga tetap dan tanpa denda. Cek denda pelunasan di bank Anda.
Tambahan di awal biasanya paling banyak mengurangi bunga. Namun denda dan kebutuhan dana cadangan perlu dipertimbangkan.
Tergantung pilihan bank. Sebagian bank menjaga cicilan dan memperpendek tenor. Pastikan cara yang dipakai bank Anda.
Tidak. Denda pelunasan perlu dicek ke bank Anda.
Keduanya berhubungan, karena makin cepat pokok lunas, makin sedikit bunga yang dihitung dari sisa pokok.
Ya, minta rincian tertulis tentang sisa pokok, denda, dan prosedur tambahan pembayaran. Rincian ini membantu mencocokkan simulasi dengan angka resmi.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.