Hitung
Isi angka di atas untuk melihat hasilnya.
Hasil ini estimasi untuk perencanaan, bukan penawaran dan bukan nasihat keuangan. Angka final ada di perhitungan resmi dari bank.
Rumus yang dipakai
Setiap bulan: bunga = sisa pokok × r; pokok dibayar = cicilan − bunga + tambahan
Simulasi berhenti saat sisa pokok habis
Hemat bunga = total bunga tanpa tambahan − total bunga dengan tambahan
Contoh: pokok pinjaman Rp 400.000.000, suku bunga per tahun 8, sisa tenor 15, tambahan bayar per bulan Rp 1.000.000
Lunas dalam = 122 bulan
Lebih cepat = 58 bulan
Total bunga setelah dipercepat = Rp 184.334.504
Bunga yang hemat = Rp 103.734.997
Tips
- Tambahan pembayaran di awal tenor paling terasa hasilnya, karena bunga dihitung dari sisa pokok.
- Simpan dana darurat dulu sebelum menambah pembayaran KPR.
- Minta bank mencatat pelunasan sebagian dengan benar, dan cek apakah cicilan berkurang atau tenor yang berkurang.
Cara membaca hasil
Setiap bulan, bunga dihitung dari sisa pokok. Sisa cicilan dipakai untuk mengurangi pokok, lalu tambahan pembayaran ikut mengurangi pokok.
Karena bunga dihitung dari sisa pokok, tambahan yang dibayar di awal paling banyak mengurangi bunga.
Batasan
Simulasi ini tidak memasukkan denda pelunasan. Beberapa bank mengenakan denda pada pelunasan sebagian atau pelunasan di tahun-tahun tertentu.
Setelah tambahan pembayaran, sebagian bank tetap menjaga cicilan dan memperpendek tenor. Pastikan cara yang dipakai bank Anda.
Kapan perlu konsultan
Sebelum melunasi lebih cepat, cek apakah ada denda pelunasan atau syarat pelunasan sebagian di perjanjian bank.
Sumber
Rumus aritmetika biasa. Tidak memakai rujukan resmi.