Provisi adalah biaya di muka yang dikenakan bank saat pinjaman dicairkan. Pelajari cara menghitung provisi dari pokok dan dampaknya pada dana awal.
Provisi adalah biaya di muka yang dikenakan bank saat pinjaman dicairkan. Biasanya dihitung dari pokok pinjaman. Provisi berbeda dengan bunga, karena dibayar sekali di awal dan tidak berulang tiap bulan. Karena itu, provisi perlu dimasukkan ke total dana yang harus disiapkan.
Pokok Rp400.000.000 dan provisi contoh 1 persen. Provisi = Rp4.000.000. Dana yang harus disiapkan di awal bertambah Rp4.000.000 selain uang muka. Angka ini hanya contoh, karena persentase provisi tiap bank berbeda. Dengan provisi itu, uang yang harus disiapkan di luar cicilan bulanan ikut bertambah. Dalam simulasi di situs ini, provisi tidak ikut dihitung di bunga, sehingga perlu ditambahkan sendiri ke dana awal.
Contoh persentase hanya ilustrasi. Angka provisi tiap bank berbeda.
Tanyakan langsung ke bank. Ketentuan tiap bank dan produk berbeda. Biaya provisi KPR dan pinjaman tunai juga bisa berbeda, jadi cek di penawaran masing-masing.
Biasanya dihitung dari pokok, tetapi cara perhitungan dan besarnya perlu dicek di penawaran bank.
Provisi terkait pencairan pinjaman dan dihitung dari pokok. Biaya lain bisa memakai nama dan dasar yang berbeda, jadi minta rincian tertulis.
Dasar hitungnya sering sama, yaitu dari pokok. Namun besarnya tetap perlu dicek di penawaran masing-masing produk.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.