Hitung
Isi angka di atas untuk melihat hasilnya.
Hasil ini estimasi untuk perencanaan, bukan penawaran dan bukan nasihat keuangan. Angka final ada di perhitungan resmi dari bank.
Rumus yang dipakai
Cicilan = (pokok + pokok × bunga flat × tenor dalam tahun) ÷ jumlah bulan
Uang diterima = pokok − provisi
Bunga efektif dicari dengan mencocokkan cicilan dengan rumus anuitas
Contoh: jumlah pinjaman Rp 20.000.000, bunga flat per tahun 18, tenor 24, provisi atau biaya awal 2
Cicilan per bulan = Rp 1.133.333
Uang yang diterima = Rp 19.600.000
Total bayar = Rp 27.200.000
Bunga efektif per tahun = 36,4 persen
Tips
- Pinjaman dengan provisi memberi uang yang diterima lebih kecil dari pokok, tetapi cicilan tetap dihitung dari pokok.
- Pilih tenor yang bisa dibayar tanpa mengorbankan kebutuhan pokok.
- Hindari pinjaman untuk menutup pinjaman lain tanpa rencana pelunasan.
Cara membaca hasil
Cicilan dihitung dari pokok ditambah bunga flat, lalu dibagi jumlah bulan. Ini cara umum pada KTA dan pinjaman tunai.
Uang yang diterima bisa lebih kecil dari pokok karena provisi dipotong di awal. Cicilan tetap dihitung dari pokok, jadi biayanya terasa lebih besar.
Batasan
Bunga efektif di sini belum memasukkan provisi. Dengan provisi, bunga sebenarnya bisa lebih tinggi.
Pinjaman tanpa agunan sering memakai bunga tinggi. Bandingkan dengan teliti sebelum meminjam.
Kapan perlu konsultan
Pastikan lembaga pemberi pinjaman terdaftar di OJK. Hindari penawaran yang meminta biaya di muka tanpa perjanjian tertulis.
Sumber
Rumus aritmetika dan pencarian angka. Tidak memakai rujukan resmi.