LTV atau loan to value adalah perbandingan pinjaman dengan nilai agunan dalam persen. Pelajari cara menghitung LTV KPR dan hubungannya dengan uang muka.
LTV atau loan to value adalah perbandingan jumlah pinjaman dengan nilai agunan, dinyatakan dalam persen. Pada KPR, agunannya adalah rumah. Semakin kecil LTV, semakin besar uang muka yang dibayar peminjam. Angka LTV yang diizinkan ditentukan bank, sehingga perlu dicek sebelum mengajukan.
Pinjaman Rp400.000.000 dan nilai rumah Rp500.000.000. LTV = 400.000.000 / 500.000.000 x 100 = 80 persen. Uang muka dalam contoh ini Rp100.000.000, atau 20 persen dari harga. Angka ini hanya contoh. Jika nilai rumah yang dinilai bank lebih rendah, misalnya Rp450.000.000, LTV naik menjadi sekitar 89 persen dengan pinjaman yang sama. Cara hitung LTV rumah seperti ini sama dengan rumus di atas.
Angka LTV tiap bank berbeda. Cek ketentuan di bank Anda.
Batasnya ditentukan bank dan produk. Cek di bank Anda, karena angka ini bisa berbeda tiap produk.
Bisa berbeda tiap bank. Tanyakan ke bank Anda apakah LTV memengaruhi bunga atau biaya.
LTV membandingkan pinjaman dengan nilai rumah. DTI membandingkan cicilan dengan penghasilan. Arti LTV dan DTI berbeda, sehingga keduanya perlu dihitung sendiri-sendiri.
Hanya jika nilai agunan sama dengan harga beli. Jika berbeda, angka LTV ikut berbeda.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.