NPOPTKP adalah nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak yang mengurangi dasar BPHTB. Pelajari cara menghitungnya dengan contoh angka.
NPOPTKP adalah nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak. Ini adalah bagian nilai rumah yang tidak dikenai BPHTB. Arti NPOPTKP ini penting saat menghitung dasar BPHTB. Menurut UU HKPD, NPOPTKP minimal Rp80 juta untuk perolehan hak pertama. Pemerintah daerah bisa menetapkan nilai yang lebih tinggi lewat peraturan daerah.
Nilai dasar Rp500.000.000 dan NPOPTKP Rp80.000.000. Dasar BPHTB = Rp420.000.000. Dengan tarif 5 persen, BPHTB = Rp21.000.000. Angka ini hanya contoh. Hitungan ini memakai NPOPTKP minimum agar mudah dibaca. Jika NPOPTKP daerah lebih tinggi, misalnya Rp100.000.000, dasarnya turun menjadi Rp400.000.000 dan BPHTB ikut turun menjadi Rp20.000.000.
Sumber: DDTCNews tentang revisi NPOPTKP menurut UU HKPD (Pasal 46). Cek angka daerah di kantor pajak daerah.
Cek di kantor pajak daerah tempat rumah berada. Angkanya minimal Rp80 juta, tetapi daerah bisa menetapkan lebih tinggi. Angka dari kantor pajak daerah adalah rujukan yang paling tepat.
Sumber yang dipakai menyebut perolehan hak pertama. Untuk kasus Anda, tanyakan ke PPAT atau kantor pajak daerah.
Tidak. NPOPTKP hanya dipakai untuk menghitung dasar BPHTB. Harga yang dibayar ke penjual tetap sama. NPOPTKP BPHTB hanya memengaruhi dasar hitung pajak, tidak harga rumah.
Bisa berbeda. Setiap daerah menetapkan nilainya, jadi NPOPTKP daerah lain belum tentu berlaku untuk rumah Anda.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.