NJOP atau nilai jual objek pajak dipakai sebagai dasar pajak bumi dan bangunan serta BPHTB. Pelajari perbedaannya dengan harga rumah dan cara membacanya.
NJOP atau nilai jual objek pajak adalah nilai yang ditetapkan untuk keperluan pajak atas tanah dan bangunan. NJOP dipakai sebagai dasar pajak bumi dan bangunan serta BPHTB. NJOP sering berbeda dengan harga pasar atau harga jual rumah, jadi keduanya perlu dibedakan saat menghitung biaya.
Harga rumah Rp500.000.000 dan NJOP Rp300.000.000. Dasar BPHTB memakai Rp500.000.000. Jika NJOP ternyata Rp600.000.000, dasar BPHTB memakai Rp600.000.000. Angka ini hanya contoh. Pada contoh kedua, NJOP yang lebih tinggi langsung menaikkan dasar hitung sebesar Rp100.000.000. Cek NJOP rumah di kantor pajak daerah sebelum menghitung BPHTB, dan jangan menganggapnya sama dengan harga pasar. Jika NJOP dan harga beli hampir sama, selisih keduanya tidak banyak berpengaruh. Arti NJOP sebagai dasar pajak perlu dipahami sejak awal.
Nilai NJOP tiap daerah berbeda. Cek di kantor pajak daerah.
Tanyakan ke kantor pajak daerah tempat objek berada. Cara cek dan layanannya berbeda tiap daerah. Siapkan data objek seperti alamat dan luas tanah saat bertanya.
Tidak sama dengan harga pasar. Nilainya ditetapkan untuk keperluan pajak.
Ya. NJOP dipakai sebagai dasar pajak bumi dan bangunan, sehingga nilainya juga penting untuk pajak tahunan.
Bisa. Nilainya ditetapkan dan dapat diperbarui oleh pemerintah daerah, jadi cek nilai terbaru sebelum menghitung.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk KPR dan pinjaman yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.